ORGANISASI & ARSITEKTUR KOMPUTER
PERTEMUAN KE- 13
Materi micro-programmed control (Organisasi Komuter).
Microprogrammed Control
dikembangkan. Sebaliknya, pada micro-programmed, serangkaian instruksi mikro (program-mikro) disimpan dalam ROM sehingga sebuah instruksi dapat diubah dengan mengubah program mikro yang bersesuaian dengan instruksi tersebut dan kelompok instruksi dapat dikembangkan dengan hanya menyertakan ROM tambahan yang berisi program-mikro bersesuaian.
Microprogrammed Control : Menggunakan sekumpulan instruksi untuk mengontrol operasi yang kompleks. Rangkaian instruksi tersebut disebut dengan microprogramming atau firmware.
Implementation
- Seluruh unit kontrol dapat membangkitkan sekumpulan sinyal kontrol.
- Tiap saluran kontrol tersebut dalam keadaan on atau off.
- Kondisi tersebut direpresentasikan oleh digit biner untuk masing-masing saluran kontrolnya.
- Terdapat control word untuk setiap operasi mikro.
- Memiliki sejumlah control words untuk tiap instruksi mesin.
- Menambahkan field alamat untuk menjelaskan micro instruction selanjutnya, untuk menspesifikasikan kondisi.
Komponen-komponen Control Unit Microprogrammed
1. Instruction Register
- Menyimpan instruksi register mesin yang dijalankan.
2. Control Store berisi microprogrammed
- Untuk semua instruksi mesin.
- Untuk startup mesin.
- Untuk memprosesan interupt.
3. Address Computing Circuiting
- Menentukan alamat Control Store dari mikroinstruksi berikutnya yang akan dijalankan.
4. Microprogrammed Counter
- Menyimpan alamat dari mikroinstruksi berikutnya.
5. Microinstruction Buffer
- Menyimpan mikroinstruksi tersebut selama dieksekusi.
6. Microinstruction Decoder
- Menghasilkan dan mengeluarkan mikroorder yang didasarkan pada mikroinstruksi dan opcode instruksi yang akan dijalankan
Control Unit Function
- Untuk mengeksekusi suatu instruksi, unit urutan logika mengeluarkan perintah READ ke memori kontrol.
- Word yang memiliki alamat yang dispesifikasikan pada register alamat kontrol dibaca ke dalam register buffer kontrol.
- Isi register buffer kontrol menghasilkan sinyal-sinyal kontrol dan informasi alamat berikutnya untuk unit urutan logika.
- Unit logika pengurutan memuatkan sebuah alamat ke dalam register alamat kontrol yang didasarkan pada informasi alamat berikutnya dari register buffer kontrol dan flag ALU.
Pengurutan instruksi mikro mengambil instruksi-instruksi mikro berikutnya dari unit kontrol.
Eksekusi instruksi mikro Menghasilkan sinyal-sinyal kontrol yang diperlukan untuk mengeksekusi instruksi mikro.
Keduanya sama-sama dipertimbangkan dalam merancang sebuah unit kontrol karena akan
mempengaruhi format instruksi mikro dan pewaktuan unit kontrol.
Pertimbangan Perancangan
- Ukuran instruksi mikro.
- Peminimalan ukuran memori kontrol akan mengurangi biaya yang diperlukan u/ komponen tersebut.
- Waktu yang diperlukan untuk pembuatan alamat (address generation time)
- Ditentukan oleh instruction register
- Terjadi sekali per siklus instruksi, setelah sebuah instruksi diambil.
Berdasar instruksi mikro saat itu, flag-flag kondisi, isi IR, alamat memori kontrol harus dibuat untuk keperluan instuksi mikro berikutnya. Berdasar pada format informasi alamat yang terdapat di dalam instruksi mikro. Dua field alamat Field alamat tunggal Format variabel.
Rancangan hardwired sejumlah gerbang(gate), counter dan register saling dihubungkan untuk menghasilkansinyal-sinyal kontrol. Tiaprancangan memerlukan sekelompok piranti logika dan hubungan yang berbeda-bedaRancangan microprogrammed dibentukserangkaian instruksi mikro, yang disebut
sebagai program mikro (micro-program) untuk setiap instruksi mikro dan disimpan dalamsebuah memori kontrol (biasanya ROM) dalam Control Unit.
Micro-programmed Control
1. Suatu control unit dapat dikatakan microprogrammable apabila memori kontrolnya dapat dimodifikasi oleh pemakai untuk menghasilkan instruksi makro yang dibentuk sesuai keinginan pemakai.
2. Apabila tidak, kelompok instruksi tetap, maka disebut kelompok instruksi dalam control unit hard-wired
Micro-instruction Types
2. Each micro-instruction specifies many different micro-operations to be performed in parallel (horizontal micro-programming)
Terdapat satu bit bagi setiap saluran kontrol CPU internal dan satu bit bagi setiap saluran kontrol bus sistem
Advantages and Disadvantages of Microprogramming
1. Dapat menyederhanakan rancangan unit kontrol
2. Rancangan menjadi lebih murah
3. Kesalahan yang terjadi lebih sedikit